Yang Ditunggu-tunggu, Datang Juga (bagian-1)

huh, paket apaan nih?

Tuh,paket untuk kakak!”, tegur seorang adik kelas kepada saya.

Kaget dan penuh tanda tanya. Reaksi yang tak terhindarkan langsung terungkap dimuka saya. Bagaimana tidak, tiba-tiba saja ada dua paket berwarna coklat menyambut saya didepan pintu asrama. Tidak sempat berpikir panjang , dengan santai langsung saja paket itu saya ambil. Ternyata benar, salah satunya ada paket yang ditujukan kepada saya. Satunya lagi paket untuk adik kelas yang belum diambil.

Otak ini tidak habisnya bertanya-tanya, “Ini paket dari siapa ya?”. Setelah di cek dan ri-cek, lah ternyata ini kiriman dari Jakarta. Haha, bagaimana saya bisa lupa? Mungkin karena terlalu fokus ujian (bener gk ya?). Sebenarnya inilah paket yang saya tunggu-tunggu dari pekan lalu. Kiriman penting yang membuat saya tidak sabar untuk membukanya.

Apaan isinya?

Isi paket yang berwarna coklat dan ringan ini tidak lain tidak bukan adalah buku.

Yup benar, isinya buku.Buku yang saya beli secara online disebuah toko buku. Toko online ini hasil rekomendasi dari  Om Google (seperti biasa) dan ini merupakan pengalaman pertama kali melakukan pembelian secara online. Walaupun ada keraguan pada pertama kali, tapi akhirnya saya memberanikan diri. Ya, hasilnya tidak mengecewakan setelah buku ini sampai ketangan saya.

Alhamdulillah, akhirnya sampai juga. Rasa tenang dan gembira langsung mengalir ditubuh saya. Semua keraguan hilang entah kemana.  Sore ini ada juga yang bisa melepaskan pikiran saya dari beban soal-soal ujian.

Setelah dibuka, ada dua buka yang seolah-olah tersenyum dan menyapa saya dengan cover-nya yang menarik perhatian. Dua buku ini sebenarnya sama-sama buku motivasi. Satunya motivasi untuk bermimpi, satu lagi motivasi untuk aktif menulis. Entah kenapa, akhir-akhir ini setiap kali mencari buku di toko seperti Gramedia, Kinokuniya, dan lain-lain, yang pertama kali saya kunjungi adalah buku self-movement, personality building, motivation, dan sejenisnya. Actually, i really enjoy reading this kind of book. Ya, akibatnya buku-buku terakhir yang berjajar dimeja saya adalah sekumpulan buku motivasi.

***

This slideshow requires JavaScript.

“Dream Catcher”

Buku karya Alanda Kariza ini menjadi pilihan saya untuk ‘berani’ bermimpi dan menjadikannya suatu kenyataan. Walaupun sudah ada beberapa buku motivasi lainnya yang saya baca dari penulis terkenal, buku ini terus saya baca untuk menjadi ‘pematik’ dari mimpi-mimpi saya yang selama ini masih ‘tertidur’. It’s your time. So, live your dreams.

“Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi”

Sebuah buku karya dari Wijaya Kusumah. Buat kamu yang mempunyai mimpi untuk menjadi penulis, pasti mengerti kenapa saya membeli buku ini. Menjadi penulis bukanlah suatu langkah yang mudah, butuh suatu proses yang panjang. Namun ini bukanlah hal yang mustahil. Ingat, dimana ada kemauan, disitu ada jalan. Ungkapan lama yang sangat berarti buat saya. Kedepannya, akan banyak kendala yang akan kita hadapi untuk menjadi seseorang yang aktif menulis, baik itu menulis buku ataupun hanya sekedar di blog, kita akan menghadapi situasi yang dikenal dengan writer’s block. 

Mulai dari sekarang, menulislah setiap hari dan buktikanlah apa yang terjadi. Let’s prove it!

***

Kedua buku ini akan menjadi bahan bacaan utama saya pada bulan ini. Kedepannya, akan saya tuliskan resensi buku tersebut untuk jadi bahan pertimbangan buat teman-teman. Nantikan 3 buku lain yang masih yang masih dalam proses pengiriman. Semuanya akan saya hadirkan di “Yang Ditunggu-tunggu, Datang Juga (bagian-2)”

Life is like a novel. It’s filled with suspense. You have no idea what is going to happen until you turn the page. (Sidney Sheldon)

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu datang juga!
Malindo Ananda, 10 April 2013
Advertisements

Narkoba, Ancaman Nyata Didepan Mata

Parah. Mungkin inilah ungkapan yang cukup menggambarkan makin maraknya fenomena penggunaan narkoba dikalangan anak-anak muda Indonesia pada saat ini. Kondisi ini makin parah dengan menguaknya kasus penggunaan narkoba dikalangan artis pada akhir-akhir ini. Hal ini ibarat pukulan keras dalam industri hiburan disaat negera masih dalam dilema berbagai kasus korupsi. Timbul suatu pertanyaan dalam benak penulis, apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini? Apakah Indonesia sudah menjadi lahan subur bagi bandar narkoba dunia?.

Continue reading

Yup, Menulis Itu Penting! (Part 2)

Pada postingannya sebelumnya, saya sudah menceritakan mengenai apa yang membuat saya termotivasi untuk aktif dalam dunia penulisan.

Sekarang saya akan melanjutkan mengenai beberapa hal yang telah disampaikan oleh Bang Umarat. Kedatangan beliau kali ini tidak lain tidak bukan adalah untuk sharing kepada kami semua tentang pentingnya menulis. Pengalaman beliau yang sudah lama berkecimpung didunia penulisan membuat kami tambah bersemangat untuk mendengarkan segala masukan dan nasehat dari beliau. Menurut beliau ada beberapa hal yang membuat kita harus menulis. Berikut poin-poin pentingnya:

  1. Menunjukan keahlian
  2. Perpanjangan resume CV
  3. Track record akan memperlihatkan tulisan kita
  4. Membuat kita selalu update
  5. Tempat memamerkan ide
  6. Melatih kreativitas
  7. Memperluas kreativitas
  8. Memperlihatkan passion
  9. Mengangkat image (pencitraan)
  10. Melatih disiplin
  11. Bikin ngetop
  12. Berbagi bikin happy
  13. Mendapatkan uang
  14. Melatih bikin super-team

Selain hal diatas, beliau juga menjelaskan mengenai langkah-langkah dalam menulis. Langkah menulis menurut beliau adalah sebagai berikut:

  1. Tentukan jenis dan segmen yang ingin dicapai
  2. Buat outline
  3. Buat deadline
  4. Siapkan referensi
  5. Tulis,tulis, dan tulis
  6. Review
  7. Minta testimony
  8. Publish

Perlu diingat juga bahwa dalam dunia penulisan, kita tidak akan selalu mendapatkan ide-ide untuk menulis. Akan ada suatu waktu dimana para penulis mengalami yang namanya writers block, situasi dimana penulis dalam keadaan mentok, dengan kata lain ide tak muncul. Sebenarnya banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi situasi seperti ini. Dalam situasi seperti ini, perlu disadari bahwa ide untuk menulis itu datang dari mana saja, bahkan suatu waktu kita perlu mencari suasana baru untuk menulis seperti jalan-jalan, mengunjungi tempat wisata, dan lain-lain.

Diakhir, beliau juga menyemangati kami semua untuk aktif menulis diberbagai media cetak dan elektronik. Dalam menulis, coba selang seling dalam paragraf penulisan, kadang panjang dan kadang pendek. Hal ini dimaksudkan agar tulisan kita tidak terkesan membosankan. Selain itu yang paling penting adalah jangan sampai memaksakan kehendak kita sendiri dalam menulis, seperti kata-kata “pokoknya”. Orang akan tidak suka membaca tulisan-tulisan seperti ini.

Jadi, bagaimana teman-teman2? Apakah kamu juga tertarik untuk menulis?

Dengan penjelasan diatas, semoga bisa memotivasi. Yakinlah, banyak manfaat yang bisa kita dapat dengan menulis. Apapun yang terlintas dipikiran, jangan lewatkan begitu saja. Ini saatnya kita menulis.. Ayooo, what r u waiting for? Lets write something!

Selamat Mencoba!

download

Yup, Menulis Itu Penting! (Part 1)

 Menulis,
ya ini salah satu hal yang terus bermain di pikiran kita semua. Sejak menjadi bergelar “mahasiswa” pada 2 tahun yang lalu,  saya menyadari bahwa ternyata banyak sekali aktivitas-aktivitas yang bisa kita lakukan. Mulai akademik, prestasi, organisasi, maupun kehidupan peribadi. Justru, inilah momennya untuk terus mengasah dan terus mengembangkan potensi yang kita miliki. Ya, biasa orang bilang “saatnya menempa diri”.

Entah kenapa, beberapa bulan lalu perhatian saya mulai tertarik ke dunia penulisan. Baru iseng-iseng aja sih..:) tapi apa yang membuat saya tertarik? Ada beberapa hal yang sebenarnya menculik perhatian saya.

Pertama, banyaknya teman2 yang sudah aktif menulis blog. Ya, ternyata menulis di blog bukanlah menjadi sesuatu yang asing lagi saat ini ketika saya melihat makin banyaknya aktivitas menulis yang dilakukan teman-teman. Hal ini juga didukung oleh situasi ditempat saya tinggal yang menuntut ‘seorang pemimpin’ harus aktif menulis. Akhirnya dari sinilah keinginan untuk menulis makin bergejolak, haha.

Kedua, saya sendiri memiliki hobi membaca buku terutama diwaktu luang antara jadwal kuliah yang padat. Buku yang sering saya baca adalah yang jenis self-management, motivation, dan sejenisnya. Beranjak dari buku-buku ini, saya mulai berpikir untuk menulis buku motivasi sendiri. Ya, ini adalah salah satu mimpi yang harus saya wujudkan beberapa tahun kedepan. Kok pengen nulis buku motivasi? Ya, pernah gak teman2 membaca buku motivasi. Buat kalian yang sering membaca buku seperti itu, pasti akan merasakan manfaatnya. Biasanya, dengan membaca buku seperti ini, semangat kita akan membara kembali. Haha, ya itulah yang saya rasakan disaaat membaca buku motivasi. Nah, berangkat dari sinilah motivasi itu timbul pada diri saya sendiri. Saya ingin menyemangati orang lain dengan buku-buku saya. Dengan itu, semoga dengan tulisan, saya bisa bermanfaat buat orang lain.

Ya, itulah beberapa alasan saya untuk mulai aktif dalam dunia penulisan. Apakah teman2 masih bertanya, Mengapa Menulis Itu Penting?.. Kalo iya, baca postingan saya selanjutnya y

Yup, Menulis Itu Penting! (Part 2)

Meningkatkan Kepedulian Mayarakat Terhadap Anak Jalanan

pemulung-cilik3

Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang sangat banyak didunia ini. Jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya. Banyak usaha yang sudah dilakukan pemerintah untuk menekan lajunya pertambahan penduduk Indoensia, namun semua usaha tersebut sepertinya sia-sia. Karena fakta menunjukan jumlah manusia yang kahir di Indonesia tidak sebanding dengan yang meninggal dunia.

Di satu sisi,  dengan banyaknya penduduk apalagi diusia yang sangat produktif lebih banyak mendatangkan keburukan daripada kebaikan itu sendiri. Bisa kita lihat disekeliling kita sendiri. Banyak anak-anak dengan usia yang masih muda sudah hidup dijalanan bahkan membentuk komunitasnya sendiri. Pemandangan seperti ini sebenarnya harus sudah menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

Banyak faktor yang membuat semakin maraknya anak-anak yang hidup dijalanaan pada sekarang ini. Selain kondisi keluarga yang tidak mencukupi, mereka ada juga yang dipaksa hidup dijalanan. Hal ini terkesan ada  yang mengatur untuk mereka menjadi insan jalanan seperti itu. Dengan usia yang masih, anak-anak ini seharusnya mendapat pendidikan yang layak disekolah seperti anak-anak muda lainnya.

Bila kita turun kemasyarakat, mungkin sangat sedikit sekali yang menyadari bahwa kondisi anak jalanan di Indonesia sangat memprihatinkan. Kehidupan kelompok-kelompok ini seolah-olah diterima dalam masyarakat walaupun melanggar moral dan etika dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kondisi seperti ini membuat mereka semakin berani dalam melanggar etika-etika dimasyarakat. Sebagai contoh saja, adalah anak-anak punk yang semakin banyak di Indonesia. Dengan pakaian tak karuan,pergaulan yang sangat bebas, dan berani dalam merusak fasiltas-fasiltas publik.

Keadaan seperti ini sebenarnya tidak boleh dibiarkan secara terus menerus. Karena akan merusak citra anak-anak bangsa Indonesia yang diharapkan menjadi penerus bangsa ini kedepannya. Perlu ada tindakan nyata dari semua orang baik secara individu, keluarga, dan masyarakat itu sendiri. Jika segenap unsur masyarakat bersatu padu dalam mengatasi hal ini dan menunjukan kepeduliannya, maka tidak mustahil pertumbuhan angka anak jalanan di Indonesia bisa ditekan.Tindakan seperti apa yang sebenarnya harus diambil? Mungkin itu masih menjadi pertanyaan utama kepada kita semua.

Pertama, dalam rangka meningkatkan awareness masyarakat terhadap anak jalanan, kita bisa menggunakan media massa dan elektronik. Diharapkan dengan media ini, masyarakat akan makin peduli terhadap kondisi anak-anak bangsa pada saat ini.

Kedua, seharusnya kita bisa menggalang dana untuk membantu anak-anak jalanan ini agar menerima kehidupan yang lebih layak dan diperlakukan sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan usia yang masih muda, seharusnya ditanamkan pola piker yang positif agar bisa mengembangkan diri ke arah yang lebih baik dan bermanfaat buat orang lain.

Ketiga, dilakukan program-program kerjasama antara beberapa pihak baik itu lembaga maupun organisasi non pemerintah. Maksud dari program ini adalah untuk mengajari anak-anak jalanan untuk kembali kearah yang lebih baik,caranya bisa saja dengan media seperti musik, dongeng , maupun dengan melakukan aktivitas-aktivitas sosial. Dengan ini, diharapkan anak-anak tersebut bisa lebih semangat dalam menghadapi hidup dan selalu berpikir positif dalam hidup ini.

Sebenarnya masih banyak tindakan-tindakan nyata lain yang bisa dilakukan baik secara perorangan maupun kelompok untuk membawa dan menyadarkan kembali anak-anak jalanan Indonesia. Diharapkan kedepannya, mereka semua melakukan fungsi dan perannya masing-masing sebagai rakyat di Indonesia ini dan bisa mengembangkan Indonesia kearah yang jauh lebih baik daripada kondisi yang terjadi pada saat ini. Yang penting adalah kemauan untuk berubah.

Desember 2012

Yup, Menulis Itu Penting! (Part 1)

 Menulis,
ya ini salah satu hal yang terus bermain di pikiran kita semua. Sejak menjadi bergelar “mahasiswa” pada 2 tahun yang lalu,  saya menyadari bahwa ternyata banyak sekali aktivitas-aktivitas yang bisa kita lakukan. Mulai akademik, prestasi, organisasi, maupun kehidupan peribadi. Justru, inilah momennya untuk terus mengasah dan terus mengembangkan potensi yang kita miliki. Ya, biasa orang bilang “saatnya menempa diri”.

Entah kenapa, beberapa bulan lalu perhatian saya mulai tertarik ke dunia penulisan. Baru iseng-iseng aja sih..:) tapi apa yang membuat saya tertarik? Ada beberapa hal yang sebenarnya menculik perhatian saya.

Pertama, banyaknya teman2 yang sudah aktif menulis blog. Ya, ternyata menulis di blog bukanlah menjadi sesuatu yang asing lagi saat ini ketika saya melihat makin banyaknya aktivitas menulis yang dilakukan teman-teman. Hal ini juga didukung oleh situasi ditempat saya tinggal yang menuntut ‘seorang pemimpin’ harus aktif menulis. Akhirnya dari sinilah keinginan untuk menulis makin bergejolak, haha.

Kedua, saya sendiri memiliki hobi membaca buku terutama diwaktu luang antara jadwal kuliah yang padat. Buku yang sering saya baca adalah yang jenis self-management, motivation, dan sejenisnya. Beranjak dari buku-buku ini, saya mulai berpikir untuk menulis buku motivasi sendiri. Ya, ini adalah salah satu mimpi yang harus saya wujudkan beberapa tahun kedepan. Kok pengen nulis buku motivasi? Ya, pernah gak teman2 membaca buku motivasi. Buat kalian yang sering membaca buku seperti itu, pasti akan merasakan manfaatnya. Biasanya, dengan membaca buku seperti ini, semangat kita akan membara kembali. Haha, ya itulah yang saya rasakan disaaat membaca buku motivasi. Nah, berangkat dari sinilah motivasi itu timbul pada diri saya sendiri. Saya ingin menyemangati orang lain dengan buku-buku saya. Dengan itu, semoga dengan tulisan, saya bisa bermanfaat buat orang lain.

Ya, itulah beberapa alasan saya untuk mulai aktif dalam dunia penulisan. Apakah teman2 masih bertanya, Mengapa Menulis Itu Penting?.. Kalo iya, baca postingan saya selanjutnya y

Yup, Menulis Itu Penting! (Part 2)